Trik Follow Up, Dijamin Transfer Saat Itu Juga

Trik Follow Up, Dijamin Transfer Saat Itu Juga

Coba Anda perhatikan kalimat yang ini:

“Setelah Anda membeli produk Billionaire Store disini: www.melekbisnisonline.com”

Ada yang tahu kenapa Admin menggunakan kalimat itu, ketimbang menggunakan kalimat ini:

“Jika seandainya Anda beli buku Billionaire Store disini: www.melekbisnisonline.com”

Ya. Admin sedang “mengasumsikan” bahwa Anda sudah beli bukunya
BUKAN : seandainya…

Kalau menggunakan kalimat kedua, itu berarti Anda bisa saja membeli bukunya atau tidak.

Mulai paham?
Lantas, apa hubungannya dengan teknik follow up?
Ya, salah satu teknik follow up yang digunakan adalah dengan gunakan asumsi terselubung. Atau, bahasa kerennya : PRESUPOSISI!
Asumsi yang tidak dinyatakan terang-terangan. Artinya, asumsi tersebut dinyatakan secara tersirat.

Contoh kasus begini…
Seseorang beli produk Billionaire Store melalui link ini: www.melekbisnisonline.com
Sayangnya, setelah dia order dan klik tombol “BELI SEKARANG”, dia belum melakukan pembayaran. Tiba-tiba CS produk keren tersebut ingin melakukan follow up agar dia segera transfer.
Pertanyaannya, kalimat apa yang harus digunakan untuk memfollow up si lead buat segera transfer?

Anggaplah jawabannya adalah…
“Mas, jadi beli 30 Hari Jago Jualannya enggak?”
Atau
“Mas, jadi beli?”
Hampir 80% pertanyaan tersebut, GAGAL memberikan jawaban “YA”
Kenapa pertanyaan tersebut gagal memberikan konversi?
Karena si dia diasumsikan belum beli. Malahan, bisa jadi dengan pertanyaan begitu, awalnya udah niat mau beli, eh malah kepikiran “Jadi beli nggak ya…”. Wah, mulai ragu..
Itu pun memberikan efek serupa. Kurang bagus untuk konversi.

Lantas harusnya gimana? Langsung ke contoh aja ya..

Contoh 1:
“Oh ya Mas, kira-kira Mas mau transfer kapan ya?”
Asumsinya: dia akan TRANSFER.
Cuma masalahnya: kapan?

Contoh 2:
“Mas, mau transfer ke BCA atau Mandiri?”
Asumsinya: mereka bakalan BAYAR.
Cuma masalahnya: transfer ke BCA atau MAndiri?

Paham?
Nah, akan lebih keren lagi, kalau misalkan kita tumpuk-tumpukan presuposisi dalam kalimat follow up kita.

Misalkan:
“Oh ya Mas, karena sebelumnya Mas udah tertarik beli 30 Hari Jago Jualan, sebelum transfer, saya kepingin tahu, apakah Mas udah tahu seberapa besar manfaat produk keren ini setelah mas miliki nanti?”

Wow.. Wow.. Wow…!!
Coba tebak, ada berapa asumsi yang Admin gunakan dalam kalimat follow up diatas?

Hihihi.. Kalau sudah tahu jawabannya, berarti udah Master nih ^_^

Terakhir…
Ingat: Order beda dengan Transfer. Jangan dulu senang ketika ada orderan, senanglah ketika ada transferan…

Setujuu…??
Teknik lengkapnya ada di buku 30 Hari Jago Jualan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.